2 CV ATS Friendly, Sering Dinilai Tidak Kreatif. Dengan desain CV ATS Friendly yang sangat sederhana, dan bahkan bisa dibilang polos, maka sering dinilai tidak kreatif. Desainnya yang biasa-biasa saja, dan tidak unik inilah yang jadi masalah. Karena masih ada beberapa posisi pekerjaan yang mengharapkan adanya sisi kreatif di CV.
PemberitahuanHasil Seleksi Rekrutmen Mahasiswa Magang/Praktik Kerja di LLDIKTI Wilayah VI. Editor : Humas Prev Previous Memahami Konteks Dalam Bercerita Dengan Data : 3 Pertanyaan Penting Yang Perlu Anda Ketahui. Next Penunjukkan Koordinator MSIB dan Diskusi Mekanisme Konversi SKS Next. Tautan Penting. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan
Metodekonferensi, yaitu : metode yang berorientasi pada diskusi tentang masalah atau bidang minat baru yang telah ditetapkan sebelumnya. Programmed instruction, yaitu : metode yang menggunakan sistem mengajar atau komputer untuk mempelajari topik kepada peserta dan merinci serangkaian dengan umpan balik langsung pada penyelesaian setiap
Tanya: Dimanakah Saya dapat mengikuti proses seleksi? Jawab : Untuk posisi Staf, Anda dapat memilih 1 (satu) dari 9 (sembilan) pilihan lokasi tes. Untuk posisi Pejabat, tes hanya dilaksanakan di Jakarta. 3. PROSEDUR PENDAFTARAN ONLINE. Tanya : Bagaimana cara mengisi aplikasi registrasi online?
Pendaftarandilakukan secara online melalui 2. Pengumuman tiap tahapan seleksi akan dicantumkan dalam situs-web tersebut di atas 3. Proses rekrutmen dan seleksi seluruhnya dilakukan oleh PPM Manajemen kecuali Wawancara Peruri 4. Kegiatan seleksi diselenggarakan di: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya
BeredarHoax Tentang Rekrutmen Karyawan di Masa Pandemi! Banyak rumor negatif berseliweran di pebisnis tentang karyawan yang berkualitas. Mulai dari semakin susah dicari, kutu loncat alias tidak akan bertahan lama, hingga harus siap dengan gaji selangit. Benarkah rumor tersebut, atau malah hanya hoax semata karena si pebisnis yang tidak tahu
Temukanpengalaman rekruitasi, onboarding, dan offboarding yang istimewa dengan aplikasi rekrutmen karyawan online dari Talenta; coba gratis sekarang! Modul rekrutmen Talenta tersertifikasi ISO 27001 tentang keamanan informasi dan proses pengolahan data. Baca pertanyaan dan jawaban lengkap seputar penggunaan dan solusi Talenta by Mekari.
MenurutVeithzal Rivai (2008, h 170), seleksi adalah kegiatan dalam manajemen SDM yang dilakuka setelah proses rekrutmen seleksi dilaksanakan. Hal ini berarti tekah terkumpul sejumlah pelamar yang memenuhi syarat untuk kemudian dipilih mana yang dapat ditetapkan sebagai karyawan dalam suatu perusahaan. Proses pemilihan ini yang dinamakan
3Tips Wawancara dengan HRD di Masa Pandemi. Pandemi covid-19 membuat kita semua harus beradaptasi dengan kondisi yang sebelumnya, belum pernah dihadapi oleh kebanyakan orang. Tak terkecuali para pekerja dalam berbagai bidang, termasuk para staf HRD. Kegiatan seleksi karyawan pun perlahan berubah, dari yang sebelumnya tatap muka menjadi
WawancaraBehavior Event Interview — Untuk dapat menemukan dan menentukan calon karyawan yang mampu memberikan kontribusi pada perusahaan, atau minimal mampu bekerja sesuai dengan target pencapaian perusahaan memang tidak mudah. Namun, dengan strategi wawancara yang tepat, bisa menggali banyak informasi dari calon karyawan.
BerikutTahapan Seleksi Penerimaan Pegawai BUMN PTPN X yang harus anda perhatikan agar dapat lulus diterima jadi pegawai di PTPN X. Pertama, Seleksi Administrasi. Untuk dapat lolos pada tahapan seleksi administrasi, maka segala persyaratan yang ada di dalam lowongan harus bisa anda penuhi semuanya. Tidak boleh ada berkas satu pun yang anda
ANALISISPEKERJAAN, PERENCANAAN SDM REKRUTMEN DAN SELEKSI SEBAGAI SATU PAKET Disajikan oleh: Nur Hasanah, SE, MSc . Kegiatan seleksi calon pekerja yang dilakukan melalui tes atau interviu atau instrumen lainnya harus sepenuhnya mengenai kualifikasi yang telah ditetapkan di dalam perencanaan SDM. Tidak boleh ada perlakuan diskriminatif.
REKRUTMENDAN SELEKSI Disusun Oleh: Herry Syafrial, S. Pd. , M. A.
PertanyaanIII : Dwi Ayu (16103982) Jelaskan korelasi atau hubungan antara seleksi dengan penempatan karyawan ? Jawaban : Cristian Saragih (16103991) Seleksi merupakan suatu proses yang diadakan untuk mendapatkan pegawai yang sesuai dan berkompeten sesuai kebutuhan perusahaan sedangkan penetapan tugas (assignment) bagi pegawai baru, atau
Janu. Halo guys! Pada kali ini, sy akan membayar hutang saya pada diri saya sendiri. Jadi ceritanya, di akhir tahun 2017 kemarin, saya terlintas dalam hati untuk menulis blog tentang pengalaman saya mrngikuti Rekrutmen Management Trainee PT Astra International Tbk. Dalam hati saya, “lolos gak lolos, gue harus tetep ceritain di
pYthZ. Proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan merupakan salah satu proses penting dalam menyeleksi kandidat calon karyawan perusahaan tersebut. Proses ini bertujuan untuk menyaring sumber daya manusia yang cocok dan sesuai dengan visi dan misi dalam perusahaan. Berikut penjelasannya. Tahapan Proses Rekrutmen Berikut beberapa tahapan dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan, antara lain sebagai berikut. Proses Seleksi Administrasi Dalam Rekrutmen Anda dapat melakukan seleksi administrasi dari beberapa penilaian, di antaranya Mulai dari latar belakang pendidikan. Pengalaman kerja. Skill yang dimiliki oleh calon karyawan. Penilaian administrasi tersebut akan dirangkum oleh calon karyawan dalam bentuk surat lamaran dan daftar riwayat hidup. Sehingga calon karyawan harus memahami kualifikasi dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan. Melakukan Interview dengan HRD Saat calon karyawan telah dinyatakan lolos pada tahapan seleksi administrasi, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan interview dengan HRD Recruitment. Hal ini biasanya akan dilakukan dengan cara memanggil calon kandidat untuk bisa hadir dan melakukan sesi wawancara. Ketika dinyatakan lolos, usahakan untuk datang secara tepat waktu dalam memenuhi panggilan interview. Konfimasi dengan memberikan kabar jika memang anda berhalangan untuk hadir. Pada proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan, pertanyaan yang sering kali muncul adalah seputar pengalaman kerja, kegiatan sehari hari dan juga seputar potensi diri anda. Ada baiknya anda menjawab setiap pertanyaan dengan detail, runtut dan percaya diri. Selain itu, penting untuk menjaga agar attitude anda tetap baik selama proses wawancara. Tahap Interview User Dalam Proses Rekrutmen Tahap selanjutnya dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan adalah interview user. Calon karyawan akan diajukan beberapa pertanyaan, seperti seputar teknik pekerjaan yang nantinya akan dijalankan. Selain itu, recruiter akan cenderung menanyakan bagaimana pekerjaan calon karyawan sebelumnya dan juga tugas tugas apa saja yang telah dikerjakan. Di sini, dalam mengenal proses rekrutmen di perusahaan, anda bisa menceritakan terkait prestasi yang pernah dicapai untuk mempromosikan diri. Tahapan Psikotes Jika anda telah lolos dua tahapan wawancara, biasanya akan langsung menuju ke tahapan psikotes. Tahapan dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan ini bertujuan untuk melihat bagaimana potensi dan juga bakat yang dimiliki oleh pelamar kerja. Wawancara dengan Manager HRD Mengenal proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan rasanya tidak lengkap jika tidak sampai ke tahapan akhir. Biasanya bagi anda yang telah lolos tahap psikotes, akan dilanjutkan dengan wawancara. Interview ini pun akan dilakukan secara langsung oleh manager HRD. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan anda berada di posisi pekerjaan tersebut. Pada tahap ini, Anda juga akan berdiskusi kesepakatan mengenai range gaji. Oleh karena itu, berikan impresi yang menarik dan meyakinkan sehingga manager tersebut ingin untuk merekrut anda sebagai karyawannya. Penjadwalan wawancara dengan kandidat juga dapat dijadwalkan secara otomatis melalui fitur applicant tracking system dari software HRIS Mekari Talenta. Tes Kandidat dalam Proses Rekrutmen dan Seleksi Karyawan pada Perusahaan Berikut beberapa test yang biasanya akan dijalani. Tes Kemampuan Tes kemampuan digunakan untuk menyaring pelamar dengan dasar keterampilan dan kemampuan yang berkaitan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Tes kemampuan juga menunjukkan kemampuan individu dalam posisi yang telah diberikan kepadanya dan tugas yang harus dipenuhi. Nilai minimum dapat ditetapkan untuk menyaring pelamar. Nilai cut-off dapat dinaikkan atau diturunkan tergantung pada jumlah pelamar. Jika rasio seleksi rendah maka nilai cut-off dapat ditingkatkan, sehingga meningkatkan kemungkinan pelamar yang melebihi kualifikasi. Tes ini membantu dalam pengukuran kemampuan mental seorang karyawan seperti kemampuan verbal, penalaran, matematika, dan kemampuan membaca. Tes sebaiknya dipilih setelah dilakukan analisis pekerjaan yang seksama dan hati-hati agar Anda tahu dengan jelas kemampuan apa yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Tes Integritas Tes integritas lebih mengukur pada rangkaian kecenderungan perilaku yang lebih spesifik. Perusahaan dapat menyelenggarakan tes kejujuran untuk mendapatkan kandidat yang berintegritas. Ini membantu dalam mengukur sikap dan pengalaman karyawan serta membantu dalam menghubungkan individu dengan kejujurannya, seni ketergantungan, dan sifat dapat dipercaya. Bentuk tes ini dapat diajukan langsung oleh perekrut dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan rahasia dan terbuka untuk melihat kejujuran kandidat melalui informasi dari diri sendiri. Tes Kepribadian Tes kepribadian secara khusus mengukur kandidat berdasarkan sifat kepribadian tertentu yang relevan dengan kinerja pekerjaan. Sebagai contoh, untuk menjadi akuntan diperlukan orang yang konservatif dan sangat teliti, sedangkan penjual mobil bekas membutuhkan orang yang aktif dan berbicara sopan. Model tes kepribadian akan memberi tahu perekrut seberapa besar kemungkinan seseorang cocok dengan pekerjaannya dilihat dari kepribadian masing-masing. Tes Pengetahuan Tentang Pekerjaan Ini adalah bentuk tes yang menguji informasi atau pengetahuan yang dimiliki para pelamar. Pengetahuan yang diujikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Sebagai contoh, calon kandidat untuk posisi business development harus memiliki pengetahuan mengenai keadaan pasar saat ini sesuai dengan industri perusahaan yang dilamar. Referensi Perusahaan dapat menghubungi perusahaan lama kandidat untuk mengecek sekaligus membuat perkiraan kemampuannya untuk bekerja. Selain itu, perusahaan dapat mengecek latar belakang dengan melakukan searching terutama media sosial. Dari media sosial ini perusahaan dapat membuat perkiraan bagaimana karakter kandidat. Wawancara Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran lebih rinci dari tindakan dan sikap pelamar. Dalam wawancara proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan akan mengundang pelamar untuk datang ke kantor atau dapat melalui video conference. Pelamar kemudian akan bertemu staff HR dan juga departemen terkait untuk mempresentasikan diri sebagai jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada pelamar pekerjaan. Tes Kemampuan Berdasarkan Situasi Tes proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan berupa simulasi kepada pelamar untuk peran tertentu dalam suatu pekerjaan berdasarkan situasi tertentu. Contoh, melakukan simulasi bernegosiasi antara produsen dan distributor barang di tengah keadaan pandemi. Melalui tes ini dapat dilihat kemampuan pelamar dalam menguasai situasi tertentu dan prospek yang jelas untuk mengatasinya. Praktik Kerja Praktik kerja memberikan praktik langsung atas pekerjaan yang dilamar. Tes ini mengharuskan pelamar untuk mendemonstrasikan tugas-tugas pekerjaan khusus. Bentuk tes ini mengukur kemampuan para pelamar untuk melaksanakan beberapa bagian pekerjaan yang akan dipegangnya. Misalnya praktik komputer, bengkel, dan lainnya. Dari kegiatan praktik tersebut akan terlihat kemampuan pelamar untuk mengerjakan pekerjaannya, termasuk pengetahuan dan keahliannya atas suatu pekerjaan. Tes Kesehatan dan Kemampuan Fisik Lain Sesuai dengan namanya bentuk tes ini berhubungan langsung dengan kemampuan fisik seseorang untuk mengetahui kekuatan dan ketahanan kandidat. Tidak semua bidang pekerjaan melakukan tes fisik ini. Ada beberapa pekerjaan yang membutuhkan syarat fisik dan kemampuan fisik tertentu dalam bekerja, sehingga dapat memastikan keselamatan karyawan. Di sini perusahaan dapat menilai kecukupan syarat fisik dan juga kemampuan fisik pelamar jika mengerjakan suatu pekerjaan. Dalam prosedur pelaksanaan tes fisik ini cukup ketat dan perlu dilakukan secara hati-hati, sebab bila ada kesalahan maka mungkin akan terjadi cedera kepada kandidat yang berujung fatal. Contoh Hasil Kerja Perusahaan dapat melihat contoh hasil kerja sebelumnya untuk memperkirakan kemampuan pelamar. Contohnya, perusahaan web design akan menilai portofolio yang dibuat oleh pelamar yang melamar web designer. Perencanaan Proses Rekrutmen dan Seleksi Karyawan pada Perusahaan Berikut penjelasannya Identifikasi Kebutuhan Pada Posisi Baru Identifikasi terlebih dahulu posisi baru atau pergantian karyawan di perusahaan. Posisi apa yang memiliki beban pekerjaan lebih banyak dengan jumlah karyawan yang belum dapat menanganinya. Keputusan proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan untuk karyawan baru harus seimbang dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan yang sudah ada. Hasil dari perekrutan ini harus sesuai pula dengan rencana bisnis perusahaan. Rencanakan Proses Rekrutmen untuk Posisi yang dibutuhkan Buat rencana perekrutan sesuai dengan posisi yang dibutuhkan dengan menentukan bagaimana tim HRD akan mempublikasikan informasi lowongan. Tentukan siapa yang akan meninjau proses secara keseluruhan, serta siapa saja yang akan berpartisipasi ketika proses wawancara. Publikasikan Lowongan Adalah Proses Rekrutmen Yang Penting Informasikan lowongan ini termasuk kepada karyawan lama, karena besar kemungkinan ada kandidat internal perusahan yang mungkin memenuhi kriteria tersebut. Keberhasilan publikasi lowongan kerja juga bervariasi, tergantung pada posisi apa yang perusahaan tawarkan dan media penyampaiannya. Beberapa posisi mungkin lebih cocok untuk dipublikasikan melalui media cetak seperti koran lokal. Namun posisi lainnya bisa jadi lebih cocok dipublikasikan secara daring online. Website perusahaan pun berperan penting dalam proses ini. Tinjau Lamaran yang Masuk, Lakukan Seleksi CV Jika bagian HRD sudah mempublikasikan lowongan kerja dengan efektif, maka perusahaan akan mendapatkan banyak kiriman lamaran. Manajer HRD kemudian akan menerima lamaran-lamaran yang telah disaring berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan. Pihak penyaringan, manajer HRD dan tim HRD akan mencari kecocokan kandidat melalui telepon dan wawancara langsung pada proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan. Wawancara Kandidat Berkualitas Sebelum melakukan tahap wawancara, ada baiknya lakukan seleksi pada berkas lamaran calon karyawan. Seleksi ini dapat dilakukan dengan melihat kompetensi calon karyawan dari surat lamaran, daftar riwayat hidup, dan juga wawancara singkat melalui telepon. Jadwalkan wawancara kedua dengan kandidat paling berkualitas yang sebelumnya sudah tersaring kembali dari wawancara pertama. Saat ini Anda sebagai pemilik perusahaan ataupun manajer HRD bisa memeriksa referensi dan latar belakang kandidat tersebut. Periksa Referensi dan Latar Belakang Adalah Bagian Proses Rekrutmen Yang Tidak Bisa Dilewatkan Pastikan untuk memeriksa semua klaim yang dikatakan kandidat termasuk kredensial pendidikan, riwayat pekerjaan, dan latar belakang kriminal. Bila memungkinkan, sumber informasi terbaik adalah manajer atau atasan langsung kantor lama kandidat tersebut. Tentukan Kompensasi Gaji Sesuai Kualitas Kandidat Jika telah mencapai keputusan positif terhadap seorang kandidat, tentukan kompensasi gaji yang ditawarkan perusahaan kepada orang tersebut. Untuk memudahkan penggajian di perusahaan Anda, gunakan aplikasi pembayaran gaji karyawan agar pembayaran gaji bisa dilakukan lebih cepat dan efisien. Berikan Informasi Kepada Kandidat yang Belum Berhasil Pastikan agar tim HRD memberi pemberitahuan kepada kandidat yang belum berhasil untuk menjaga citra perusahaan di mata publik. Negosiasikan Rincian Gaji dan Tanggal Mulai Bekerja Semakin tinggi posisi yang ditawarkan, maka semakin besar kemungkinan kandidat menegosiasikan gaji, uang lembur, jaminan kesehatan dan sebagainya. Tawarkan gaji sesuai dengan kualitas kandidat dan budget perusahaan. Sampaikan keuntungan yang bisa mereka dapatkan jika bergabung dengan perusahaan Anda yang mungkin saja tidak didapat dari perusahaan sebelumnya. Proses ini sekaligus menentukan tanggal mulai bekerja sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Menyambut Karyawan Baru Pada Bagian Akhir Proses Rekrutmen Cara onboarding karyawan baru di perusahaan mempengaruhi apakah Anda akan mempertahankan karyawan tersebut di masa depan atau tidak. Menjaga hubungan baik dengan karyawan baru mulai dari mereka menerima penawaran kerja. Proses rekrutmen dan seleksi karyawan pada perusahaan membutuhkan pertimbangan perencanaan akan kebutuhan posisi baru. Tahapan proses rekrutmen juga harus dilakukan dengan selektif agar mendapatkan karyawan berkompeten dan berkualitas. Berbagai tes kandidat dapat dipilih untuk mencapai tujuan rekrutmen tersebut. Proses Rekrutmen Lebih Mudah Dengan Bantuan Aplikasi Mekari Talenta Salah satu fitur yang akan membantu Anda dalam proses rekrutmen adalah Advance Recruitment dari software HRIS Mekari Talenta. Fitur ini akan mempermudah proses rekrutmen mulai dari job listing hingga proses onboarding yang lebih lancar dan efisien. Lewat fitur ini, proses rekrutmen, screening kandidat, dan proses onboarding dapat dilacak melalui aplikasi dan disesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan. Selain itu karena data karyawan terpusat, data kandidat yang berhasil lolos bisa langsung diubah menjadi data karyawan untuk memulai proses onboarding yang lebih singkat. Jadi, Anda tidak perlu memasukkan data karyawan yang baru lolos tersebut secara manual. Tertarik untuk mengetahui fitur-fitur dari Mekari Talenta lebih lanjut. Hubungi tim kami untuk konsultasikan permasalahan HR Anda sekarang juga.
Ketika perekrut bertanya “Apakah ada yang ingin ditanyakan?”, jangan menjawab “Tidak”, ya! Kamu harus memanfaatkan kesempatan bertanya untuk mengetahui lebih jauh tentang perusahaan yang kamu tuju. Selain menunjukkan antusiasme, bertanya di tahap ini juga akan membantumu menilai kecocokan pekerjaan yang kamu lamar dengan apa yang kamu butuh dan inginkan. Ditambah lagi, kamu akan bisa lebih menunjukkan aspek mana dari perusahaan tujuan yang paling menarik perhatianmu. Berikut adalah beberapa pertanyaan penting yang bisa kamu tanyakan ketika sedang melakukan interview. Apa saja tantangan yang akan saya hadapi dalam posisi ini? Jika perekrut menjawab sama sekali tidak ada, kamu perlu curiga. Meski bebannya memang berbeda-beda, semua pekerjaan pasti memiliki kesulitannya masing-masing. Contohnya, membutuhkan banyak lembur untuk menyelesaikan laporan, menerima revisi berulang kali dari klien, atau berurusan dengan klien yang penuh emosi setiap harinya. Mengetahui tantangan tersebut sedini akan membantumu mempersiapkan diri untuk menghadapi beban di masa depan. Ketika perekrut memberi tahu tantangan dari posisi yang dilamar, kamu bisa bercerita tentang masalah serupa yang pernah ditangani dalam pekerjaan sebelumnya. Dengan begitu, kamu akan bisa meyakinkan perekrut bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut. Seperti apa hari-hari kerja posisi yang saya lamar? Perekrut mungkin akan menjawab “berbeda-beda setiap harinya”. Jika kamu kurang puas dengan jawaban tersebut, tanyakan lebih lanjut mengenai keadaan perusahaan selama ini, khususnya di tengah pandemi seperti saat ini. Menanyakan hal tersebut akan membantumu membayangkan kondisi kerja nanti; apakah kamu akan mulai bekerja di tempat kerja yang cukup meragukan, atau yang tetap stabil meski di tengah krisis? Jangan sampai kamu “syok” ketika baru mulai bekerja karena tempat kerjamu ternyata sedang berada di masa-masa yang sangat sibuk. Keterampilan apa saja yang dibutuhkan untuk posisi ini? Di samping beberapa keterampilan yang dicari oleh perusahaan berikut, ada baiknya apabila kamu mengetahui keterampilan spesifik yang dibutuhkan oleh posisi yang kamu lamar. Jika kamu melamar untuk posisi manajerial, perusahaan pastinya mencari kandidat yang memiliki keterampilan analisis serta unggul dalam problem-solving dan membuat keputusan. Di sisi lain, seorang customer service pastinya harus memiliki kemampuan berempati untuk memahami keinginan klien atau pelanggan mereka. Dengan menunjukkan bahwa kamu paham betul mengenai hal yang dibutuhkan perusahaan, kamu akan mencuri perhatian perekrut dan menonjolkan diri di antara sekian banyak kandidat lainnya. Seberapa tinggi frekuensi pergantian turnover karyawan di perusahaan Anda? Ini memang merupakan pertanyaan yang cukup sulit, mengingat perekrut mungkin enggan untuk menjawabnya. Tapi, hal ini layak untuk dicoba. Penyebab tingginya turnover atau pergantian karyawan biasanya diakibatkan ekspektasi manajemen yang tidak realistis, ataupun kegagalan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dasar karyawan mereka. Tanyakan bagaimana perusahaan menangani pergantian karyawan. Penting juga untuk mengetahui berapa lama karyawan sebelumnya menduduki posisi yang kamu lamar serta alasannya mengundurkan diri. Baca Juga Tips Interview yang Jarang Dibicarakan Jika diterima, apa yang diharapkan perusahaan dari saya dalam enam bulan atau setahun ke depan? Selain menyelesaikan tahap orientasi karyawan, mengetahui ekspektasi dan standar yang diharapkan oleh atasan akan memudahkanmu memulai pekerjaan baru. Selain itu, kamu juga bisa menanyakan kemungkinan beban tugas atau tanggung jawab sebelum kamu setuju untuk bekerja atau mengisi posisi tersebut. Misalnya, apabila kamu sedang merawat orang tua yang lanjut usia atau sedang membangun keluarga baru, apakah kamu dituntut untuk melakukan perjalanan dinas? Apakah ada kemungkinan kamu akan dipindah tugaskan? Pertimbangkan faktor-faktor tersebut sebelum bergabung untuk menghindari timbulnya masalah di kemudian hari. Apa yang membuat para karyawan betah di perusahaan Anda? Budaya perusahaan adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan. Pertanyaan ini akan memberi kesempatan untuk mengetahui apakah kamu cocok dengan perusahaan tersebut. Biasanya, alasan karyawan betah adalah karena perusahaan tersebut selalu mengapresiasi kerja keras para karyawan, memenuhi hak-hak mereka, dan selalu mengayomi ketika karyawan sedang memiliki kesulitan dalam menghadapi berbagai tantangan di tempat kerja. Jawaban yang sungguh-sungguh dari perekrut adalah hal yang baik. Artinya, kemungkinan besar karyawan tidak hanya menyenangi pekerjaan mereka, namun juga menyukai perusahaan tempat mereka bekerja. Sebaliknya, jika jawaban perekrut hanya fokus kepada besar gaji atau pendapatan karyawan, maka kamu patut berhati-hati. Gaji yang tinggi tidak menjamin kamu akan diperlakukan dengan baik oleh perusahaan. Karena itu, periksa pula apa saja benefit yang pasti kamu dapatkan sebagai karyawan. Menurut Anda, kondisi lingkungan kerja di perusahaan ini seperti apa? Jika perekrut menggambarkan lingkungan kerja yang sangat kompetitif namun kolaboratif, maka hal ini mungkin ideal untuk kamu. Namun jika kamu memiliki pola pikir out of the box dan perusahaan lebih mengutamakan birokrasi atau hierarki dalam penyelesaian masalah, mungkin kamu harus mempertimbangkan ulang keputusanmu untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Bagaimana cara perusahaan menangani konflik internal? Berikan contoh skenario spesifik seperti “Bagaimana Anda menangani keluhan karyawan tentang manajer mereka?”. Hal ini akan membantu kamu untuk memahami bagaimana cara perusahaan menangani permasalahan yang ada secara profesional. Jika jawaban perekrut kurang memuaskan, kamu bisa meminta penjelasan. Jika perekrut ragu untuk memberikannya, kamu tidak perlu meminta kejelasan lagi, namun catat dalam hati bahwa kamu perlu ragu mengenai perlakuan perusahaan tersebut terhadap karyawannya. Adakah peluang untuk perkembangan karir? Perusahaan menyukai kandidat yang memiliki rencana jangka-panjang. Dengan menunjukkan bahwa kamu berniat untuk tumbuh dan berkembang bersama perusahaan, kamu meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Upskilling di era new normal ini sangat penting. Perusahaan akan banyak berinvestasi dalam pelatihan karyawan, karena karyawan yang memiliki keterampilan kerja memadai akan sangat membantu perusahaan mencapai kesuksesan di kemudian hari. Selain pelatihan dari perusahaan, kamu bisa mengembangkan keterampilan kerjamu secara mandiri, lho! Caranya adalah dengan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh JobStreet dan FutureLearn. Tanpa dipungut biaya, kamu bisa mengikuti pelatihan keterampilan teknis seperti pemasaran digital, e-commerce, atau pengelolaan SDM, hingga transferable skills yang mencakup pengelolaan kesehatan mental, pengembangan karier, hingga keterampilan berbahasa Inggris. Dengan mempelajari keterampilan baru, atau mengambangkan keterampilan yang sudah ada, kamu akan bisa semakin meningkatkan kesempatan untuk mendapat dream job-mu! Kira-kira kapan saya bisa mendapat kabar mengenai hasil interview? Langkah selanjutnya dalam proses rekrutmen mungkin membutuhkan waktu antara dua hingga empat minggu. Memiliki timeline yang jelas akan membantumu untuk memutuskan apakah kamu perlu menunggu lebih lama lagi atau memulai pencarian kerja lainnya. Jangan sampai kamu kehilangan banyak kesempatan melamar karena digantungkan oleh perekrut. Ajukanlah pertanyaan yang berfokus pada peran atau jabatan yang akan kamu duduki di perusahaan, departemen, atau tim tersebut. Hati-hati juga, hindari menanyakan pertanyaan mengenai kepentingan pribadi seperti jatah cuti, asuransi kesehatan, atau penyesuaian jadwal kerja. Membicarakan permintaan pribadi lebih baik dilakukan pada sesi final interview, atau ketika hiring manager telah memberikan tawaran kerja. Interview kerja bukanlah hal yang mudah, dan kamu pasti akan mengalami banyak rintangan selama melamar kerja. Penolakan juga adalah salah satu hal yang tidak bisa kamu hindari. Namun, kamu pasti memiliki kesempatan untuk lolos hingga diterima kerja jika kamu mempersiapkan diri dengan maksimal. Semangat dan semoga berhasil! Selalu perbarui profil JobStreet-mu setiap kamu menyelesaikan sebuah pelatihan dan mendapatkan keterampilan kerja baru. Selain pelatihan, berbagai pengalaman lain seperti magang, menjadi sukarelawan, ataupun freelancing juga bisa ditambahkan! Kenapa profilmu harus selalu diperbarui? Dengan memiliki profil yang up-to-date, kamu sudah memberikan gambaran bahwa kamu memiliki etos kerja yang baik, sehingga kamu bisa dilihat lebih unggul dibandingkan pelamar kerja lain. Jika kamu memiliki tanggal atau tahun pelatihan dan pengalaman kerja yang dekat satu sama lain, perusahaan akan melihatmu sebagai kandidat yang giat mengembangkan diri dan mencari pengalaman. Bagus, kan? Kunjungi laman Tips Karier kami jika kamu ingin mendapat lebih banyak tips dan berita dunia kerja. Jika kamu mau tahu lebih jauh tentang tren kerja terbaru, langsung unduh laporan Mengupas Tren Global Talent dari JobStreet di sini! Di JobStreet kami selalu berupaya mengantarkan pekerjaan yang bernilai untuk Anda. Sebagai Partner Karier, kami berkomitmen membantu pencari kerja menemukan passion dan tujuan dalam setiap langkah karier. Sebagai Partner Talent nomor 1 di Asia, kami menghubungkan perusahaan dengan kandidat tepat yang dapat memberikan dampak positif dan berkualitas kepada perusahaan. Temukan pekerjaan yang bernilai untuk Anda. Kunjungi JobStreet hari ini. Tentang SEEK Asia SEEK Asia, kombinasi dari dua brand terkemuka, JobStreet dan jobsDB, merupakan portal pekerjaan terkemuka dan pilihan utama bagi kandidat dan perekrut di Asia. SEEK Asia hadir di 7 negara yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam. SEEK Asia adalah bagian dari SEEK Limited Company yang terdaftar di Bursa Efek Australia, yang merupakan portal pekerjaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. SEEK Asia menarik lebih dari 400 juta kunjungan setiap tahunnya. Tentang SEEK Limited SEEK merupakan kelompok perusahaan yang beragam, dengan portofolio solid yang terdiri dari serta bisnis ketenagakerjaan online, pendidikan, komersial, dan volunteering. SEEK hadir secara global termasuk di Australia, Selandia Baru, Cina, Hong Kong, Asia Tenggara, Brasil, dan Meksiko, menjangkau lebih dari 2,9 miliar kandidat dan sekitar 27 persen dari PDB GDP global. SEEK memberikan kontribusi positif bagi kehidupan individu dalam skala global. SEEK terdaftar di Bursa Efek Australia sebagai salah satu perusahaan top 100 dan masuk dalam daftar Top 20 Most Innovative Companies menurut Forbes.
Dalam proses interview ada beberapa pertanyaan yang diajukan untuk menilai calon karyawan, salah satunya adalah pertanyaan tentang motivasi mengikuti rekrutmen. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan alasan atau dorongan yang menjadi latar belakang mengapa seseorang melamar suatu pekerjaan, baik alasan khusus atau alasan umumnya. Namun, meskipun alasan tersebut dapat dikatakan merupakan hal yang datang dari pribadi masing-masing kandidat, banyak orang yang bingung harus menjawab apa atau jawaban apa yang sebaiknya diberikan tentang motivasi rekrutmen ketika interview. Artikel kali ini akan membahas tentang tips dan contoh jawaban pertanyaan mengenai motivasi mengikuti rekrutmen. Simak ulasannya berikut ini! Baca juga Headhunter Pengertian dan Cara Kerjanya Pengertian rekrutmen Rekrutmen adalah proses mencari dan menyeleksi calon karyawan untuk mengisi posisi atau jabatan tertentu. Kunci utama menciptakan Sumber Daya Manusia SDM yang profesional dan berkompetensi terletak pada proses rekrutmen, seleksi, training, dan pengembangan calon karyawan. Tidak mudah mencari karyawan yang berkualitas. Oleh karena itu, proses rekrutmen ini penting dalam menentukan pantas atau tidaknya pelamar yang melamar pekerjaan di suatu perusahaan. Tips menjawab pertanyaan saat interview Salah satu pertanyaan yang seringkali ditanyakan oleh perekrut adalah pertanyaan tentang motivasi bekerja dan motivasi mengikuti rekrutmen. Meskipun hal tersebut terdengar sepele, namun motivasi merupakan hal yang penting dan menjadi pertimbangan bagi perekrut dalam mengetahui apakah calon pegawai tersebut memiliki keinginan atau tujuan dalam bekerja atau tidak. Sebab, hal motivasi sangat mempengaruhi kinerja dan profesionalisme seseorang. Selain itu, banyak dari para kandidat yang masih kebingungan tentang bagaimana cara menjawab pertanyaan perihal motivasi. Berikut adalah beberapa tips untuk menjawab pertanyaan motivasi mengikuti rekrutmen yang dapat Anda terapkan. 1. Jawablah dengan jujur Kunci utama dalam menjawab pertanyaan terkait motivasi melamar ke perusahaan adalah berkata jujur. Jangan memberikan jawaban yang mengada-ada atau berbohong karena hal tersebut akan merugikan Anda sendiri kedepannya. 2. Berikan jawaban yang relevan Hal terpenting lainnya adalah tetap menjaga jawaban tetap relevan. Meskipun termotivasi oleh banyak faktor, akan tetapi jawaban yang tidak sesuai syarat kemungkinan kecil bakal ditolak. Jadi, pilih bidang yang sesuai dengan minat yang Anda miliki. Jelaskan alasan mengapa Anda menyukai posisi atau bidang tersebut. 3. Jawablah dengan spesifik Tunjukkan satu atau beberapa motivasi yang spesifik. Anda juga bisa memberikan suatu pengalaman tertentu yang menunjukkan bagaimana hal itu berdampak positif pada pekerjaan. Hal tersebut dapat memberi kredibilitas. Semakin spesifik dan tetap menjaga jawaban tetap ringkas maka semakin baik. 4. Kaitkan dengan visi dan misi perusahaan Jika memungkinkan, berikan jawaban tersebut dengan mengaitkan visi misi perusahaan. Berikan jawaban bagaimana motivasi tersebut selaras dengan misi atau budaya perusahaan. 5. Sertakan bukti atau dokumen pendukung Tips selanjutnya adalah menunjukkan bukti kuat, tidak sekadar menyatakan minat melamar pekerjaan. Berikan pencapaian atau hal lain yang sudah Anda capai dalam bidang yang Anda minati tersebut. Baca juga Budget Rekrutmen, Bukan Masalah! Contoh jawaban motivasi mengikuti rekrutmen Setelah mengetahui tips tentang cara menjawab pertanyaan tentang motivasi mengikuti rekrutmen, berikut adalah contoh jawaban pertanyaan interview tentang motivasi mengikuti rekrutmen. 1. Meringankan beban orang tua Contoh motivasi melamar kerja yang pertama yaitu meringankan beban orang tua. Jika motivasi bekerja Anda adalah untuk membahagiakan orang tua dengan tidak lagi menjadi beban keluarga, maka Anda tidak perlu malu untuk mengatakannya sebagai jawaban. Setiap orang tentu memiliki tujuan hidupnya masing-masing, tidak ada yang salah jika tujuan hidupnya adalah untuk tidak lagi membebani orang tuanya. Jika Anda ingin menggunakan jawaban ini saat di interview, maka Anda dapat menggunakan kata-kata berikut ini “Saya ingin bekerja setelah kuliah untuk meringankan beban orang tua saya.” “Saya ingin hidup dengan hasil usaha saya tanpa perlu membebani orang tua saya, dan juga untuk membahagiakan mereka dengan saya bekerja di perusahaan ini.” “Saya juga ingin bisa memberikan kepada orang tua saya uang bulanan agar mereka tidak perlu lagi bekerja.” 2. Ingin hidup mandiri Anda pasti ingin membayar segala keperluanmu dengan uang yang Anda hasilnya sendiri, dengan kata lain Anda ingin hidup secara mandiri tanpa membebani kedua orang tua. Anda bisa memberikan jawaban ini kepada HRD ketika menjawab pertanyaan seputar motivasi melamar kerja. Hidup mandiri memang sebuah keharusan ketika kita beranjak dewasa, sehingga tidak ada salahnya untuk menjadikan hidup mandiri sebagai alasan kuat dalam mencari pekerjaan. Anda bisa menggunakan jawaban yang baik dan benar berikut ini jika motivasi bekerja Anda adalah untuk hidup mandiri “Saya melamar pekerjaan ini agar saya dapat hidup mandiri. Saya tidak ingin lagi membebani kedua orang tua saya di usia saya yang sudah menginjak tahun ke 23, semoga saya dapat mewujudkan keinginan saya di perusahaan ini.” 3. Membiayai anggota keluarga Anda juga bisa jujur dengan keadaan Anda saat ini, karena keadaan seseorang bisa menjadi faktor utama untuk mencari pekerjaan. Misalnya Anda harus menjadi tulang punggung keluarga karena orang tua Anda tidak lagi sanggup bekerja. Membiayai anggota keluarga bagi sebagian orang memang merupakan sebuah kewajiban dan sangat umum di lingkungan masyarakat saat ini. Sehingga Anda tidak perlu merasa berkecil hati dan ungkapkan saja sebagai jawaban untuk pertanyaan motivasi kerja yang Anda miliki. Anda dapat menggunakan bahasa yang baik dan benar agar HRD tidak salah mengartikan jawaban Anda. Contoh motivasi melamar kerja jika ingin membiayai anggota keluarga bisa Anda ikuti seperti berikut ini “Saya ingin bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarga saya. Saya ingin keluarga saya dapat hidup dengan lebih layak sehingga saya harus bekerja keras.” 4. Membiayai adik sekolah Hampir serupa dengan jawaban untuk membiayai anggota keluarga namun jauh lebih spesifik. Jawaban motivasi kerja untuk membiayai adik sekolah sangat umum digunakan oleh pelamar kerja ketika ditanya oleh HRD. Jika Anda memberikan jawaban dengan meyakinkan, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak meloloskan Anda dalam tahap interview. Anda bisa mengikuti tahapan seleksi selanjutnya atau bahkan langsung dapat diterima di perusahaan tersebut. Contoh motivasi melamar kerja bisa Anda ikuti seperti berikut ini “Saya melamar kerja karena saya ingin membiayai sekolah adik-adik saya. Saya memiliki 2 orang adik, adik saya yang pertama baru akan masuk SMP tahun ini. Sedangkan adik saya yang terakhir masih duduk di kelas 5 SD. Orang tua saya tidak lagi sanggup untuk membayar pengeluaran sekolah adik-adik saya, sebagai anak pertama saya ingin membantu untuk membiayai sekolah adik-adik saya hingga mereka lulus.” 5. Ikut andil dalam memajukan perusahaan Meskipun terkesan cukup percaya diri, namun jawaban Anda yang satu ini juga ampuh untuk membuat HRD tertarik ketika menginterview Anda. Jawaban motivasi melamar kerja untuk ikut andil dalam memajukan perusahaan masing jarang digunakan oleh kebanyakan pelamar kerja. Tidak banyak pelamar yang memberikan jawaban seperti ini karena biasanya mereka akan menjawab seputar masalah pribadi dan sebagainya. Jika Anda ingin memberikan jawaban untuk memajukan perusahaan, Anda bisa mengikuti kata-kata berikut ini “Saya ingin bekerja di perusahaan ini karena saya ingin ikut berperan dalam memajukan perusahaan ini. Menurut saya, perusahaan ini memerlukan karyawan baru dalam tujuan untuk memberikan pemikiran baru yang lebih segar. “Saya yakin dengan kemampuan yang saya miliki, saya dapat membantu perusahaan untuk menjadi lebih baik. Saya ingin perusahaan ini tidak kalah dengan para kompetitor dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan terbaik.” 6. Pekerjaan ini sesuai dengan keahlian yang saya miliki Contoh motivasi melamar kerja yang terakhir yaitu untuk mengembangkan dan memanfaatkan keahlian yang dimiliki. Motivasi ini juga dapat berarti bahwa Anda telah siap untuk bekerja dan ingin membantu perusahaan menjadi lebih maju. Jika motivasi kerja Anda adalah untuk menyesuaikan dengan keahlian yang Anda miliki. Anda bisa mengikuti contoh motivasi kerja dengan kata-kata yang baik dan benar berikut ini “Saya memiliki pengalaman dalam bidang yang sama dengan lowongan pekerjaan ini, yakni desain grafis. Saya memiliki pengalaman mendesain berbagai produk, logo, maupun pamflet menggunakan berbagai software desain grafis. Sekiranya pengetahuan yang saya miliki dapat bermanfaat bagi perusahaan ini.” Demikianlah beberapa contoh motivasi melamar kerja yang dapat Anda gunakan ketika melamar di suatu perusahaan. Anda perlu memberikan jawaban yang tegas dengan bahasa yang baik dan benar agar lebih meyakinkan pewawancara. Semoga artikel ini membantu Anda yang sedang mencari pekerjaan. Baca juga Resume adalah Kupas Tuntas Resume Lamaran Kerja dan Tips Membuatnya Menarik! Proses rekrutmen menjadi lebih praktis melalui aplikasi GreatDay HR Salah satu tanggung jawab HRD adalah mengatur dan memfasilitasi jalannya proses rekrutmen karyawan baru di perusahaan. Memilih dan memilah jumlah lamaran juga CV yang terlampau banyak pasti akan membuat Anda kewalahan. Selain itu prosesnya juga memakan waktu yang lama dan tenaga yang tidak sedikit, sehingga menyebabkan pekerjaan lainnya terkadang terbengkalai. CV dan lamaran yang berupa dokumen cetak juga tidak ramah lingkungan dan tidak beraturan. Untuk mengatasi hal tersebut, aplikasi GreatDay HR hadir guna mempermudah dan membuat pekerjaan HR termasuk rekrutmen menjadi lebih efektif. Alihkan data-data berupa dokumen ke bentuk digital dan buat penyaringan kandidat yang lebih sesuai agar proses rekrutmen menjadi lebih nyaman dan ramah lingkungan. Selain itu, Anda juga dapat mengupdate status proses kandidat karyawan secara otomatis. Terlebih lagi, GreatDay HR menyediakan fitur yang memungkinkan Anda untuk mengatur wawancara langsung di aplikasi mobile yang dapat diakses hanya melalui ponsel pintar Anda. Saatnya beralih ke pengelolaan rekrutmen digital untuk memudahkan dan membuat proses rekrutmen karyawan menjadi jauh lebih efektif dibandingkan dengan cara manual. Segera unduh aplikasinya sekarang di AppStore dan PlayStore atau kunjungi lamannya dan dapatkan demo gratis! Baca juga 8 Langkah Tepat Saat Melakukan Rekrutmen Karyawan
HR atau perekrut tak bisa menghindari masalah dalam rekrutmen. Meskipun Anda telah melakukan proses rekrutmen sesuai prosedur. Sebagai perekrut, Anda bertugas membantu perusahaan menemukan kandidat terbaik sesuai posisi yang sedang dibutuhkan. Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Anda harus mengikuti perkembangan dunia karir dan siap menghadapi tantangan selama proses rekrutmen. Jika di tengah proses, Anda menjumpai masalah dalam rekrutmen, segera lakukan perbaikan dan jangan sungkan meminta bantuan ke rekan kerja. Anda juga perlu mengetahui masalah yang sering muncul saat rekrutmen dan solusinya. 11 Masalah Dalam Rekrutmen dan Solusinya Tugas utama perekrut adalah menemukan kandidat tepat berdasarkan kriteria jabatan. Bahkan dia mampu merampingkan proses perekrutan. Sebaliknya, kalau Anda kesulitan memperoleh kandidat atau sering menemukan karyawan resign setelah tiga bulan kerja, segera evaluasi perekrutan yang dijalankan. Sebagai perekrut, Anda wajib mengikuti perkembangan pasar ketenagakerjaan dan siap menghadapi tantangan yang akan terjadi selama proses rekrutmen. Sekilas itu adalah hal kecil, tetapi jangan menyepelekan. Karena kesalahan bisa datang saat Anda mengentengkan hal kecil. Ada baiknya, perekrut mengetahui hambatan dan potensi masalah yang mungkin akan dihadapi di masa mendatang. 1 Tidak membuat job description akurat “Kenapa user tidak sreg dengan kandidat setelah interview, yah?” “Berdasarkan CV kandidat, kenapa yang masuk tidak seperti kriteria?” Jika Anda sering mempertanyakan hal di atas, coba cek job description yang telah ditulis. Apakah kriteria kandidat yang dibutuhkan susah sesuai dengan job description atau belum? Solusi Sebaiknya, buat deskripsi pekerjaan dengan jelas, akurat, dan menarik. Hindari pula menulis semua keterampilan yang “tinggi” di job description. Kenyataannya, hanya sekitar 60% keterampilan yang diperlukan untuk perekrutan baru. Sisanya, keterampilan akan didapatkan atau dipelajari atau dilatih di tempat kerja. Contoh Export-Import Manager Job description Handling Export and Import Administration Handling Custom Clearance Check and make documents related to Export and Import Handling Bill Of Lading B/L Other related tasks 2 Tidak melihat potensi dari internal Terkadang kandidat terbaik ada di sekitar Anda. Hanya saja Anda tidak menyadarinya. Solusi Sempatkan waktu untuk melihat potensi karyawan atau rekan kerja Anda. Manfaat yang akan Anda peroleh dengan merekrut internal, antara lain Menghemat waktu dan biaya untuk job ads. Membentuk jalur karier karyawan dengan promosi dan pelatihan, yang berdampak meningkatkan moral karyawan. Karyawan familiar terhadap budaya, visi, dan misi perusahaan, sehingga tak butuh waktu lama untuk beradaptasi ke posisi baru. Karyawan dapat meningkatkan produktivitas dalam peran barunya dibanding karyawan baru. 3 Mengandalkan wawancara Hal jamak kalau user atau manajer hanya mengandalkan wawancara untuk menerima kandidat. Alasannya, untuk mempersingkat waktu dan telah mengenal kandidat. Namun keterampilan seseorang bisa berubah, begitu pula aspek pekerjaan. Hal itu berhubungan ketika dia kerap menggunakannya atau tidak dalam pekerjaan sehari-hari. Solusi HR dan user memberikan skill test untuk mengetahui kemampuan terkini dari kandidat. Laszlo Bock, CEO dan cofounder HUMU, dulu Senior Vice President of People Operations Google, mengatakan dalam buku Work Rules! bahwa kebanyakan wawancara itu membuang waktu. Pasalnya, sebagian besar pewawancara menghabiskan waktu mereka untuk mengonfirmasi kesan yang mereka bentuk dari pelamar dalam 10 detik pertama saat mereka bertemu kandidat. 4 Merekrut kandidat kurang berkualitas Ada manajer yang cenderung merekrut kandidat kurang berkualitas. Manajer seperti itu, tidak mau mempekerjakan karyawan yang lebih berbakat darinya, karena khawatir posisinya terancam. Ketika seseorang ditetapkan sebagai karyawan baru, ia hanya bertahan beberapa bulan. Alasannya dia tidak mampu mengerjakan tugas-tugasnya. Ujung-ujungnya, HR harus mencari kandidat lagi. Solusi Meski karyawan yang diterima kurang berkualitas, HR dapat memberikan masukan kepada manajer untuk meningkatkan keterampilan pada karyawan tersebut. Misalnya, memberikannya program pelatihan, coaching, atau mentoring. 5 Mendiskriminasi kandidat Hindari mendiskriminasi kandidat di lingkungan kerja, termasuk dalam proses rekrutmen. Misalnya, mendiskriminasi berdasarkan latar belakang, kelas sosial, etnis, usia, atau jenis kelamin. Solusi Tidak mendiskriminasi dalam bentuk apa pun. Saat menerima kandidat terlepas dari pembedaan perlakuan, Anda akan memiliki talent pool yang dapat meningkatkan peluang dalam perekrutan kandidat terbaik bagi organisasi. 6 Tidak mengetahui pasar tenaga kerja Masalah berikutnya adalah Anda tidak mengetahui pasar tenaga kerja. Perusahaan yang hanya memiliki satu HR di perusahaan dan tidak memiliki informasi terkini mengenai pasar ketenagakerjaan cenderung mengalami kesulitan saat mencari kandidat terbaik. Solusi Menggunakan jasa recruitment agency merupakan solusi tepat bagi perusahaan Anda. Dengan begitu, HR perusahaan dapat menjalankan tugas-tugasnya dan agensi akan memberitahukan Anda mengenai kondisi pasar tenaga kerja saat ini, insight sudut pandang kandidat mengenai pekerjaan, mengatur jadwal wawancara, negosiasi gaji, hingga mengenalkan perusahaan kepada kandidat. 7 Tidak melakukan employer branding Perusahaan yang tidak melakukan employer branding, kemungkinan mendapatkan kandidat berkualitas pun terbatas. Kandidat akan memilih perusahaan yang mereka kenal melalui produk atau jasa serta mempunyai akun media sosial. Reputasi negatif perusahaan juga dapat membuat kandidat enggan melamar bekerja di perusahaan Anda. Solusi Buat akun media sosial untuk employer branding. Lalu isi konten foto kegiatan, testimoni karyawan tentang serunya bekerja di perusahaan, tonjolkan budaya perusahaan berupa video, dan berikan citra positif untuk organisasi. 8 Mengharapkan kandidat sempurna Anda dapat memiliki kriteria karyawan sempurna. Dalam rekrutmen, apakah Anda akan menunggu kandidat dengan keterampilan dan kualifikasi sempurna? Berapa lama waktu yang Anda butuhkan? Kalau mengulur-ulur waktu rekrutmen hanya untuk mendapatkan kandidat sempurna, Anda bisa menghambat produktivitas tim. Dampak ekstrimnya, perusahaan tidak bisa mencapai tujuannya. Solusi Daripada menunggu seseorang yang 100% cocok dengan lowongan pekerjaan, sebaiknya pilih kandidat yang memenuhi sebagian besar kualifikasi dan memiliki soft skill. Ketika bekerja, mereka dapat mengasah keterampilan khusus terkait pekerjaan. 9 Berharap terlalu banyak Walau kandidat telah menuliskan pengalaman dan kualifikasi di curriculum vitae dengan jelas, Anda tak boleh berharap terlalu banyak. Misal pengalaman kerja kandidat di industri retail, bukan berarti dia tahu seluk beluk dunia retail, atau kandidat lulusan universitas negeri terkemuka bukan berarti dia memahami tugas kerja dengan cepat. Solusi Berikan kandidat skill test agar mengetahui keterampilannya relevan terhadap posisi yang dibutuhkan atau mengajaknya ke dalam focus group discussion untuk menyaksikan kemampuannya menyelesaikan masalah. 10 Terburu-buru dalam rekrutmen Memang, Anda tak mengharapkan kandidat sempurna. Namun jangan terburu-buru dalam memutuskan kandidat yang diterima. Karena hal itu bisa menjadi masalah bagi organisasi. Solusi Tetapkan linimasa kerja. Misal waktu dua minggu untuk satu posisi, mulai dari wawancara dengan Anda, memberikan skill test, wawancara bersama user atau manajer, penerimaan dan melengkapi administrasi, hari pertama onboarding karyawan baru. Jika dalam dua minggu, Anda belum menemukan kandidat, coba mempekerjakannya sebagai pekerja freelance atau kontributor untuk menangani posisi yang lowong. 11 Proses rekrutmen terlalu lama Masalah terakhir adalah proses rekrutmen terlalu lama. Khususnya Anda atau user yang mengharapkan kandidat sempurna, sibuk membanding-bandingkan antar kandidat, atau proses tertunda karena kesibukan pekerjaan. Solusi Anda harus berdisiplin terhadap linimasa kerja yang telah ditetapkan. Dorong user untuk melakukan hal sama. Jika terlalu lama memutuskan, kandidat incaran Anda bisa direbut oleh kompetitor. Penutup Rekrutmen bukan perkara mudah. Saat karyawan baru memasuki onboarding, dampingi dan libatkan karyawan yang akan menjadi rekan setim dengan yang bersangkutan. Hal tersebut perlu dilakukan oleh HR agar karyawan baru sepenuhnya terintegrasi ke dalam tim serta memiliki kinerja yang sejalan dengan tujuan, budaya, visi, dan misi perusahaan. Berikan pula dukungan hingga penuhi kebutuhan kandidat, jika memungkinkan, agar dia memiliki sense of ownership terhadap pekerjaan.
pertanyaan diskusi tentang rekrutmen dan seleksi